SholehShare | BLOGnya SEORANG DOKTER

Uji Validitas dan Reliabilitas Kuesioner Kesehatan

Kamis, 13 Juni 20134komentar


Untuk menguji validitas dan reliabilitas kuesioner, anda harus :
  1. Membuat kuesioner penelitian anda, bisa dalam bentuk pertanyaan (misal penelitian tentang hubungan pengetahuan sarapan dengan status gizi) atau dalam bentuk pernyataan (misal penelitian tentang hubungan sikap sarapan dengan status gizi).
  2. Setelah membuat kuesioner, tentu kuesioner anda harus diisi oleh responden, semisal responden penelitian anda adalah siswa sekolah dasar (masuk kategori usia anak2), maka untuk uji validitas dan reliabilitas, anda bisa mengujikan kuesioner anda tidak disekolah tempat anda meneliti, bisa dilingkungan rumah anda asal karakteristik responden penelitian dan responden uji validitas dan reliabilitas anda hampir sama (masuk kategori usia anak2).
  3. Jumlah responden untuk uji validitas dan reliabilitas kuesioner anda minimal ada 30 responden.
  4. Setelah kuesioner anda sudah terisi semua anda bisa mengujinya menggunakan program aplikasi statistik SPSS untuk Windows.  
  5. Untuk mendownload program SPSS for Windows :
     KLIK DISINI


1. Buka program tersebut

2. Klik pada bagian variabel view (lihat gambar)

Keterangan :
-p1-p10 adalah pertanyaan/pernyataan (disini jumlahnya 10 butir)
-Total adalah total skor dari setiap pertanyaan
-Untuk measure sebenarnya tidak berpengaruh (terserah bisa menggunakan scale/ordinal/nominal) tetapi untuk kamanan aja, measure disamakan dengan data penelitian anda.

3. Klik pada bagian data view (lihat gambar)


Keterangan :

-Disini jumlah sampel/responden uji coba adalah 30 orang
-Disini data saya berupa ordinal, dengan jawaban benar (mendapat skor 3) , jawaban kurang benar (mendapat skor 2), jawaban tidak benar (mendapat skor 1).
-Skor diisi dari Pertanyaan 1 - 10 : Dari Kiri ke Kanan

4. Untuk mendapatkan total skor caranya seperti ini (lihat gambar)


Klik TRANSFORM => COMPUTE VARIABEL


5. Lalu muncul seperti ini (lihat gambar)


Keterangan :

-Pada TARGET VARIABLE diisi TOTAL
-Pada NUMERIC EXPRESSION diisi p1 + p2 + p3 + p4 + p5 + p6 + p7 + p8 + p9 + p10
-Lalu klik OK

6. Lalu lakukan uji validitas, caranya (lihat gambar)



Klik ANALYZE => CORRELATE => BIVARIATE

7. Lalu muncul seperti ini (lihat gambar)






Keterangan :
-Masukkan p1-p10 dan TOTAL ke kotak "VARIABLES"
-Lakukan "CENTANG SEPERTI GAMBAR" => Lalu klik OK

8. Lalu akan muncul seperti ini (lihat gambar)

Keterangan
** : hubungan sangat kuat (sangat valid)
*   : hubungan kuat (valid)

-Untuk menentukan pernyataan/pertanyaan kuesioner kita valid atau tidak, caranya adalah:
  • Tentukan/cari Derajat Kebebasannya (db) dengan rumus db=N-2. N adalah jumlah sampel/responden uji coba. Dari uji coba diatas, diketahui jumlah sampel/responden berjumlah 30 orang. Maka di dapatkan Derajat Kebebasan (db) = 30-2 = 28.   
  • Setelah didapatkan Derajat Kebebasan, maka bandingkan r hitung dengan r tabel dengan melihat derajat kebebasannya. Jika r hitung > r tabel maka dinyatakan VALID.
-Yang di bunder merah berarti soal pertanyaan/pernyataan valid (p1,p2,p3,p4,p5,p6,p7,p8), karena r hitung > r tabel (r hitung > 0,361)

-Tabel koefisien product moment dari besar sample (r tabel) (lihat gambar)

























Keterangan :
N : Jumlah Sampel/Responden Uji Coba (disini jumlahnya 28), didapatkan dari rumus Derajat Kebebasan (db) = N - 2.
r   : Koefisien Korelasi/Kekuatan Hubungan (Bila pada NILAI TOTAL r >0,361 , soal pertanyaan/pernyataan dianggap VALID)

Dalam bentuk MS WORD bisa anda Download di sini :




9. Setelah itu lakukan uji reliabilitas (lihat gambar)































Klik ANALYZE => SCALE => RELIABILITY ANALYSIS

10. Maka akan muncul seperti ini (lihat gambar)







































-Pindah p1 + p2 + p3 + p4 + p5 + p6 + p7 + p8 + p9 + p10 => ke Kolom "ITEMS"
-PERHATIAN!!! (ITEM TOTAL TIDAK DI MASUKKAN / DI PINDAH)
-Lalu klik OK

11. Maka akan muncul seperti ini (lihat gambar)

























Reliabilitas instrumen dapat diterima apabila memiliki koefisien reliabilitas minimal 0,5. hal ini berarti bahwa instrumen dapat digunakan sebagai pengumpul data yang handal jika telah memiliki koefisien reliabilitas besar atau sama dengan 0,5 (Arikunto, 2005).








Share this article :

+ komentar + 4 komentar

5 Maret 2014 pukul 15.10

bukannya dalam perhitungan reliabilitas itu gak pakek total gan??? hanya pakek itemnya aja

6 Maret 2014 pukul 08.08

@rizal fauzi iya gan betul sekali,, terima kasih atas masukkannya, itu saya kemaren lupa, itu totalnya juga saya masukan.

Ralat untuk diatas!
Untuk uji validitas => butir soal dan total nya dimasukan semua.

Untuk uji reliabilitas => hanya butir soalnya saja yang dimasukkan, totalnya tidak di masukkan.

5 Juli 2014 pukul 08.56

Itu gak dibutuhkan rumus df-n utk menentukan patokan N saat membandingkan r tabel dgn r hitung saat uji validitas ya?

6 Juli 2014 pukul 11.09

@dun!4 3l!s iya itu juga dipake, rumus Derajat Kebebasan (db)=N-2.

Posting Komentar
 
Support By : SholehShare | BLOGnya SEORANG DOKTER | SholehShare
Copyright © 2011. SholehShare - All Rights Reserved